-RESUME FGD DAurah marhalah 2 KAMMI Bandung-

-RESUME FGD DAurah marhalah 2 KAMMI Bandung-




FGD 1 (Toleransi dan Sinergitas antar Pergerakan di Indonesia)

1.      Sejarah dan pemikiran 3 pergerakan (Muhammadiyah, Nu, Persis)

Persis

Lahirnya Persis Diawali dengan terbentuknya suatu kelompok tadarusan (penalaahan agama Islam di kota Bandung yang dipimpin oleh H. Zamzam dan H. Muhammad Yunus, dan kesadaran akan kehidupan berjamaah, berimamah, berimarah dalam menyebarkan syiar Islam, menumbuhkan semangat kelompok tadarus ini untuk mendirikan sebuah organisasi baru dengan cirri dan karateristik yang khas.

Pada dasarnya, perhatian Persis ditujukan terutama pada faham Al-Quran dan Sunnah.

 Gerak perjuangan Persis tidak terbatas pada persoalan persoalan ibadah dalam arti sempit, tetapi meluas kepada persoalan-persoalan strategis yang dibutuhkan oleh umat Islam terutama pada urusan muamalah dan peningkatan pengkajian pemikiran keislaman.

Muhammadiyah

Bulan Dzulhijjah (8 Dzulhijjah 1330 H) atau November (18 November 1912 M) merupakan momentum penting lahirnya Muhammadiyah. Itulah kelahiran sebuah gerakan Islam modernis terbesar di Indonesia, yang melakukan perintisan atau kepeloporan pemurnian sekaligus pembaruan Islam di negeri berpenduduk terbesar muslim di dunia. Sebuah gerakan yang didirikan oleh seorang kyai alim, cerdas, dan berjiwa pembaru, yakni Kyai Haji Ahmad Dahlan atau Muhammad Darwis dari kota santri Kauman Yogyakarta.


Kata ”Muhammadiyah” secara bahasa berarti ”pengikut Nabi Muhammad”. Penggunaan kata ”Muhammadiyah” dimaksudkan untuk menisbahkan (menghubungkan) dengan ajaran dan jejak perjuangan Nabi Muhammad Dan tujuannya ialah memahami dan melaksanakan agama Islam sebagai yang memang ajaran yang serta dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw, agar supaya dapat menjalani kehidupan dunia sepanjang kemauan agama Islam.


Nahdatul Ulama

Nahdatul Ulama disingkat NU, yang merupakan suatu jam’iyah Diniyah Islamiyah yang berarti Organisasi Keagamaan Islam. Didirikan di Surabaya pada tanggal 31 Januari 1926 M/16 Rajab 1344 H. Organisasi ini merupakan salah satu organisasi terbesar di Indonesia dewasa ini. NU mempersatukan solidaritas ulama tradisional dan para pengikut mereka yang berfaham salah satu dari empat mazhab Fikih Islam Sunni terutama Mazhab Syafi’i. Basis sosial Nu dahulu dan kini terutama masih berada di pesantren.

2.      Tawaran bersinergi antar 3 pergerakan yang ada di Indonesia

      1.Dalam memberantas aliran sesat

      2.Dalam solidaritas untuk Timteng yang mengalami konflik

      3.Dalam pendidikan

3.Tawaran bertoleransi antar 3 pergerakan yang ada di Indonesia

Dari tawaran sinergitas tadi Pengurus Ketiga ormas tersebut memperlihatkan sikap kerjasama mereka kepada masyarakat umum sehingga mereka bisa faham bahwa guru-guru mereka bisa bersinergitas agar sikap toleransi pun terbangun

FGD 2 (Konsep dan Kontekstualisasi Islam di Indonesia)

1.      Konsep Negara

 Negara merupakan suatu wilayah yang memiliki suatu sistem atau aturan yang berlaku bagi semua individu di wilayah tersebut, dan berdiri secara independent. Unsur suatu Negara adalah adanya rakyat,wilayah,aturan dan pengakuan Negara lain.

Study negara Indonesia

Bentuk Negara Indonesia adalah Negara Kesatuan yang berbentuk Republik atau lebih dikenal dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).Dengan konsitusi UUd 45 dan demografi masyarakat yang beraneka ragam budaya dan kultur.


2.      Kontekstualisasi negara Islam di Indonesia

Dengan dakwal cultural(tarbiyah)kepada masyarakat dan dakwah Struktural(politik)

FGD 3 (Rekayasa Kemenangan Siyasi Kampus)

1. Analisa siyasi kampus (IT TELKOM)

a. Peta politik

      Kekuatan:kader banyak,adanya sinergitas dengan organ internal (LDK)dan dukungan mahasiwa ammah serta tidak adanya intervensi pihak kampus


      \c. Kompetitor KAMMI

      Himpunan Mahasiswa Islam

2. Konsep rekayasa sosial yang ditawarkan (evolusi/revolusi/reformasi)

      Ketika FGD kami mengambil revolusi namun setelah dianalisa langkah yang kami ambil reformasi

3. Grand design KAMMI dalam upaya memenangkan siyasi kampus

      Optimalisasi DPM,Konsolidasi kader dan input kader KAMMI di KPU juga membuat aturan yang bisa mempersempit peluang pesaing.


FGD 4 (Grand Design KAMMI untuk Indonesia Berdasarkan Tafsir Paradigma Pergerakan KAMMI)

1.      Konsep 4 paradigma KAMMI

Dalam buku menyiapkan momentum karya Rijalul imam seorang muslim negarawan yang pada dirimya telah terinternalisasi konsep paradigm gerakan adalah seorang yang memiliki ideology Islam yang konsisten,memiliki basis pengetahuan yang mapan,kontribusi dalam pemecahan umat juga sebagai perekat komponan bangsa.

2.      Deskripsi bangsa dan negara Indonesia yang islami

Kami mengibaratkan bangsa dan Negara Indonesia yang islami itu seperti madina,namun tentu untuk menuju itu kita peril proses panjang dan langkah awalnya adalah mengislamkan dulu masyarakatnya.

3.      Grand design KAMMI untuk Indonesia

Dari paradigma gerakan tauhid:Setiap kader/Alumni KAMMI dimanapun ranahnya harus memiliki ideology Islam dan bisa mensibgah lingkungan sekitarnya

Dari gerakan Intelektual profetik:lahirnya para pemikir/pakar dari berbagai disiplin ilmu dan kader/alumni harus bisa masuk ke setiap lini itu

Dari gerakan social independen:Setiap kader/Alumni menjadikan setiap lini sebagai kontribusi untuk ummat

Dari gerakan ektraparlementer:Setiap kader mengawal kebijakan pemerintah.
jilbabmu mahkotamu

jilbabmu mahkotamu

Untukmu kawan.lewat tulisan ini aku ingin bertegur sapa denganmu,saudariku..Bukan karena merasa diri nyantri lantas mengguruimu bukan itu maksudku  tapi sebagai pengingat untukku juga semua saudariku yang lain.tentang mahkotamu yang engkau kenakan,bukan pada rambutmu tapi  jilbabmu.itulah sang mahkota itu yang tak sekedar assesoris semata.ukhti mungkin kau tahu,tremd masa kini yang sedang boo,ing iya “hijabers”aku senang ketika antusias untuk berjilbab mengingkat tapi ada yang bias ketika makna berjilbab itu di jadikan jargon untuk mereka yang berkreatifitas dalam mengkreasikan jilbabnya.Benarkah itu berhijab?coba kita bersama-sama mencari  jawaban dengan menengok firmanNya.
Apabila kamu meminta sesuatu keperluan kepada mereka(istri-istri Nabi),maka mintalah dari belakang tabir.(cara)yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.
Qs.Al-ahzab ayat 53
Dari ayat di sana.kita bias bersepakat bahwa hijab di sana adalah sebagai pembatas,Lalu apa kaitannya sehingga hijab sering di kaitkan dengan jilbab?Ayat hikab tadi berdasarkan referensi  di gunakan ketika  para sahabat mengunjungi kediaman Rasul untuk berdiskusi dengannya ketika rasul sedang ada kepentingan di luar rumahnya,maka istri rasullah yang menemui tamunya itu dengan menggunakan tabir sebagai pembatas agar terhindar fitnah.dari sinilah kita menemukan titik temu antara hijab dan jilbab dimana keduanya sebagai penjaga kita agar terhindar dari fitnah. Sesuai dengan yang di firmankanNYa
“Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min:Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang.”(Qs.Al-Ahzab ayat 59)

Sekarang aku ingin mengajakmu melakukan survey pembuktian,sepakatkah kita bahwa kekreatifitasan para hijabers itu menarik?aku sepakat dan mungkin engkau pun sepakat tapi permasalahannya di balik kekreatiitasan itu mengundang lirikan-lirikan mata untuk memandang maka jangan menyalahkan mata nakal mereka ataupun ketika  gangguan menerpa.Ketika hijab yang dikenakan masih  membuka celah wanita memang ingin terlihat cantik akan sangat di sayangkan karena esensi darihijab itu sendiri akan memudar. akan tidak ada asap jika  tidak ada api.Maka ketika hijab yang memiliki fungsi untuk melindungi kita kehilangan fungsinya,maka menjadi PR untuk kita,sudahkah kita berhijab sesuai dengan perintahNya???
Berarti  memang ada yang harus dibenahi ketika hijab yang kita kenakan masih menyisakan gangguan bukankah pribahasa mengatakan tidak ada asap jika  tidak ada api.Dan bukankah kita tahu bahwa setiapperintah yang Ia perintahkan pastilah terdapat kabaikan untuk kita.Dan agar kebaikan itu kita rasakan marilah kita luruskan niatan kita bahwa jilbab ini adalah untukNya dan berbenah diri untuk menyempurnakan  kembali  jilbab kita.
Lalu seperti apakah hijab yang di perintahkan oleh Nya?Berikut di bawah ini ada clue-clue hijab yang dapat di katagorikan sesuai dengan perintahNya?enggak berat kok aslinya?^^
Ø  Jilbab yang terulur
Seperti yang di firman dari surat al-Ahzab ayat 59 tadi bahwa jilbab hendaklah di ulurkan ke seluruh tubuh.Jika melihat modeh hijab yang ngetrend sekarang mereka melilit jilbab mereka sehingga tidak menutupi buah dada mereka padahal seharusnya jilbab harus menutupi buah dada mereka dan dengan menggunakan pakaian yang longgar dan tidak membentuk tubuh kita.
Ø  Longgar dan tidak menggunakan cepol jilbab yang menyerupai punuk onta

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا
“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: [1] Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan [2] para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 2128)
Ø  Tidak Mencolok dab bertabarruj
Bertabarruj artinya berias diri dengan berlebihan dan hal ini di larang oleh Allah swt.Sebagaimana firmanNya.
“Dan perempuan-perempuan tua yang Telah terhenti (dari haid dan mengandung) yang tiada ingin kawin (lagi), tiadalah atas mereka dosa menanggalkan pakaian[1050] mereka dengan tidak (bermaksud) menampakkan perhiasan, dan berlaku sopan adalah lebih baik bagi mereka. dan Allah Maha mendengar lagi Maha Bijaksana.”(An-Nuur:60)
JIka orang tua saja di larang bertabarruj apalagi yang masih muda tentu tidak boleh sekalipun fitrah wanita adalah ingin terlihat cantik.Berias boleh tapi tentu tidak boleh berlebihan dan janganlah mengenakan pakaian ataupun perhiasan dan assesoris yang mencolok.
Teguran indah Untuk Dafni

Teguran indah Untuk Dafni


                Hari ini adalah berakhirnya kegiatan MOS,inginnya sih sekaligus akhir masa sekolahku disini.Aneh yah baru juga mau masuk sudah mau keluar,tapi untungnya ada Mahran sahabatku sejak SMP,setidaknya kebersamaan yang berlanjut ini  adalah alasanku untuk tetap bertahan di sini.Kesan buruk itu ku dapat saat melihat pola hubungan interaksi yang membuatku nyengir,bagaimana tidak pertemanan di sini menggunakan teori siapa yang menarik dia yang di lirik.Untuk permintaan pertemanan  hanya akan di konfirmasi jika dia good looking?sejak kapan dalam pertemanan memerlukan syarat good looking.
                Terlalu sempit jika kecantikan hanya di maknai sebatas kulit putih,hidung manclung,tinggi dan semampai.Tapi justru asumsi itulah yang di anut oleh sebagian kaum hawa,termasuk dafni in the gank teman sekelasku,mereka begitu antusias dengan apapun yang bisa mempercantik diri menurut versi mereka dan parahnya mereka pun menerapkan pola hubungan tadi yang hanya memilih-milih teman dari kecantikan,jikalah ada point lainnya,maka pint lainnya itu adalah kedudukan,kekayaan dan kepintaran,kepopuleran.Untuk orang yang memiliki poin-point di atas di jamin tidak akan sulit menemukan orang untuk di jadikan teman.
                Kembali ke acara penutupan tadi,tentunya dalam acara penutupan ini banyak acara hiburannya,kreasi seni,unjuk aksi dari tiap-tiap ekstrakulikuler  dan  yang paling di tunggu-tunggu adalah MOS awards tapi tidak denganku,karena yang ku tunggu-tunggu itu adalah selesainya acara penutupan ini bukannya pengumuman pemenang nominasi awards ini,sama sekali aku tak mengharapkan untuk memenangkan nominasi kategori apapun.Tapi tak di sangka namaku terpanggil.
”Kirani Nurdianti pemenang nominasi untuk kategori peserta terjutek”ucap sang moderator yang di ikuti suara gemuruh penonton.Bukannya senang yang ada aku tambah bête,daripada menjadi kategori itu lebihbaik tidak menang sama sekali,kenapa juga panitia harus membuat kategori yang tak mengenakan seperti terjutek,tergalak,terlugulu dan tercerewet,Bukankah dalam ajang penganugerahan hanya kategori yang bagus saja yang di buat?Mahran sih enak dapat kategori teranggun,begitu pun kakakku ia se3bagai panitia mendapatkan awards untuk kategori kakak tercool.
“Ni..Makanya jangan copot dong topeng juteknya,kakakmu saja dapat kategori tercool masa kamu adiknya dapat kategori terjutek?”Tanya Mahran
“Terus gue harus bilang wow sambil minta tanda tangannya gitu?”dengusku yang tambah bête dengan pertanyaan yang serasa menyudutkanku
“Bolehlah minta TTDnya pasti di kasihlah kan kamu adiknya”candanya
“gak penting banget”jawabku dengan sinis
“penting dong punya TTD kak Rifki Selebritis di sekolah kita,gak aneh sih dia kan anaknya charming,cool,confident tapi kenapa yah karismanya tidak tertular di adiknya”ledek Mahran
“Terus kalau aku gak punya karisma kaya kak Rifki,masalah buat loe?”sinisku yang memuncak
“Ni..kenapa sih daritadi sensi,lagi M yah?”tanyanya yang mulai kesal dengan sikap sinisku
Inilah yang membuatku tambah tak nyaman bersekolah di sini,akan banyak di sini yang membanding-bandingkan aku dengan kakakku seperti saat aku SMP.Sempat ku berontak saat kedua orangtuaku memilihkan SMA yang sama dengan kakakku.Tapi mereka malah berdalih bahwa dengan aku bersekolah di SMA yang sama dengan kakakku maka mereka tak perlu cemas karena ada kakakku yang menjagaku dan bisa mengantarku pulang pergi bersekolah.
“Aduh mah aku kan sudah gede bukan anak TK lagi yang harus di jagain,lagian untuk masalah berangkat aku kan bisa berangkat sendiri,dengan seperti itu aku tak perlu merepotkan kak Rifki untuk menjemputku”pembelaanku yang tak mempan meluluhkan orangtuaku.
Sekarang bukan saatnya mengutuk keinginanku yang tak terkabul,mau tak mau aku harus menikmati hari-hariku sebagai siswi.Berharap dengan seiringnya waktu aku bisa enjoy bersekolah di sini.Tapi tidak semudah itu baru saja bersuggesti positif untuk bersahabat dengan sekolahku ini,aku sudah bermasalah dengan teman sekelasku yang tak lain Dafni yang membuatku tambah tak kerasan bersekolah di sini.Awal masalah muncul saat aku yang menjadi anggota OSIS di tugasi oleh kakak seniorku untuk merajia kelasku sendiri yang di khawatirkan ada yang membawa barang-barang yang di larang untuk di bawa ke sekolah.Karena tak mendapati barang-barang tajam,maka yang ku razia adalah kosmetiknya Dafni in the gank,karena menurutku memang tabu jika membawa kosmetik ke area sekolah.Semenjak itu meradanglah mereka ,bendera permusuhan pun mereka kibarkan.Awalnya aku sama sekali menghiraukannya,apapun ocehan mereka masuk telinga kananku dan keluar dari telinga kiriku tapi lama kelamaan aku pun kegerahan hampir  di setiap moment  mereka mencibirku,alhasil aku pun terprovokasi.
“kalau gak mampu beli kosmetik,ngomong dong jangan pake acara razia-raziaan”sindir Dafni
“Ran,berapa sih uang untuk beli kosmetik,gak penting banget deh ngoleksi kosmetik,natural jauh lebih baik,betul gak??”balasku menjawab sindirannya.Seketika itu juga mereka menghampiriku dan di saat jarak memperdekatkan pada waktu pertengkaran yang akan dimulai,tiba-tiba sang wasit dating memhampiri meredakan pertengakaran yang akan terjadi
“De..Maaf yah kakak gak bisa pulang bareng,tolong bilangin ke mama kalau kakak pulangnya terlambat mau kerja kelompok dulu”Sahut Kak Rifki  yang tak menyadari bahwa dirinya tengah menjadi seorang wasit yang telah mereda pertengkaran yang tadi akan terjadi.Sontak mereka pun kaget mendapati bahwa sang idola mereka adalah kakak dari musuh mereka.
“Eh kak Rifki,kiran adenya kakak yah?wah kebetulan Kiran teman sekelas Dafni kak,iya kan Kiran?”sahut Dafni dengan wajah inocentnya
Caper nya mulai deh,kalau sampai jadi kakak iparku bisa perang saudara tiap hari nih”Gumamku.
Kejadian tadi berdamfak positif,semenjak itu gencetan senjata pun terjadi.Bahkan semakin lama semakin redup,terlebih setelah Dafni yang cukup lama absen tak meramaikan suasana kelas.Diam-diam aku pun merasa rindu dengan suaranya yang selalu meramaikan kelas,ternyata kabar buruk pun menimpanya,dari teman-temannya aku tahu bahwa Dafni mengalami luka bakar.Karena di rasa sudah cukup lama ia 




 wali kelasku menyarankan untuk kembali menengoknya,dan karena tak ada yang bisa mewakili kelas karena kesibukan masing-masing,aku dan Mahran pun bersedia meluangkan waktu untuk menengoknya.
Saat ku menemuinya,ku dapati wajah dan tangannya yang tak semulus sebelumnya,bekas luka bakar itu nampak terlihat di sekitar wajah dan tangannya dan raut kesedihan di wajahnya memudarkan pesona cantiknya.
“Dafni..gak ada kamu kelas gak rame”sahutku
“Maksudmu kelas bakalan rame karena dengan keadaanku seperti ini ada bahan lelucon untuk berkomedi ria”jawab Dafni
“oh..kamu ngerasa kalau keadaanmu  bisa di jadikan bahan lelucon?”tanyaku
Dafni pun membisu…
“Dengan terdiam seperti ini berarti kamu memang mengakui dirimu sebagai lelucon, aku tahu kau bukan seorang pecundang,jangan mempercundangi diri sendiri”
“Mudah saja untukmu bicara seperti itu,karena kau tak merasakan apa yang ku rasakan,merasakan dunia yang hilang,semuanya menjauh dan tak mengenal lagi kata teman”lirihnya
“iya..Aku memang gak ngerti,tapi setidaknya ketidakmengertian orang lain terhadapmu bisa membuatmu lebih mengerti akan kehidupan ini”jawabku
“Kiran benar,kami memang tak merasakan masalahmu karena itu adalah caraNya tunjukkan kasih sayangNya kepadamu”Mahran pun membuka suara
Dafni pun kembali membisu….
“Jika kau masih menganggap keadaanmu sebagai aib meskipun ku rasa ini bukanlah aib,tapi setidaknya ada alternative yang bisa kau gunakan untuk menutupi apa yang kau anggap aib.Jilbab busana yang bisa mengembalikan pesona bahkan lebih dari yang sebelumnya”sahutku memberinya saran.
Keesokan harinya,suasana di kelasku ada yang berbeda,semua di kejutkan dengan kembalinya Dafni bersekolah dengan penampilan Dafni yang baru,Dafni yang awalnya memakai kemeja lengan pendak dan rok pendek di bawah lututnya kini Nampak terlihat anggun dengan jilbabnya.Komentar pun berdatangan termasuk dari teman in the ganknya.
“Yang kemarin di tengokin sama Kiran,ternyata ketularan alinya kiran tuh,eits atau jangan jangan  hanya untuk menutupi lukanya itu”sahur Ellin yang tak lain teman dekat Dafni.Mendengan cibiran dari temannya sendiri dafni pun meneteskan air mata dan langsung meninggalkan kelas.Aku pun langsung mengejarnya keluar kelas.Saat ku temui ia dengan deraian air matanya ia pun menumpahkan kesedihannya,bukan cibirannya yang memang menyakitkan tapi yang lebih menyakitkannya adalah ia harus menerima kenyataan bahwa cibiran itu dating dari teman dekatnya sendiri,seseorang yang ia haarapkan untuk merangkulnya saat terjatuh malah menjatuhkannya saat ia mencoba bangkit dari keterpurukannya.Tapi kini ia memang mengakui bahwa masalahnya adalah teguran indah dariNya bahkan ia pun meniatkan bahwa jilbabnya ingin ia sempurnakan lagi dengan sikapnya,ia tak mau jika jilbabnya hanya sekedar penutup saja.
Aku pun belajar banyak dari teguran indah Dafni,belajar bahwa setiap orang punya kesempatan untuk lebih baik.Aku pun harus belajar darinya bagaimana ia yang awalnya tak menyukai teguran itu bahkan mengutukinya tapi sekarang ia menikmatinya.Begitu pun aku yag mati-matian menolak bersekolah disini harus bisa menikamati apa yang kita anggap sebagai masalah yang sebenarnya akan banyak mengajariku untuk lebih dewasa.Iya sekarang aku yakin ada keindahan di setiap masalah itu.








Memekarkan diri Bersama Bunga Haraki

Memekarkan diri Bersama Bunga Haraki


                Sedikit ingin mereview kembali perjalananku sebelum bergabung di wajihah ini,iya aku mengenalnya tak hanya sejak menjadi maba dari SMP aku sudah mengenalnya.Tapi tak lantas membuatku untuk memekarkan diri bersamanya,justru karena perkenalan yang tak sesungguhnya itu yang membuatku berhipotesa bahwa aku tak cocok disana,aku lebih tertarik untuk memekarkan diri bersama ibu yang melahirkan wajihah ini tapi ketika takdir membawaku ke kampus kuning tak ku temukan wajah sang ibunda itu maka ku memilih KAMMI sebagai pelarianku
                Masih seperti dulu pasca DM 1 itu,suplemen bacaan belum bergeser ke mantuba,novel masih sering mendominasi,isu pun masih sering terlewatkan,topic pun belum beralih masih tentang pribadi-pribadi kita.Selalu butuh waktu untuk menyamakan frekuensi ketika diskusi bergulir.Semangat itu pun pernah melemah saat virus muntaber memakan korban tapi bertahan masih menjadi piihan,aku pun mencoba mengaplikasikan bahwa pertahanan yang paing bagus adalah menyerang.Saat tak ada kawan membersamai harapan untuk menarik yang belum tergerak semakin tinggi.Sampai Allah gerakkan hati mereka untuk menemani perjuangan.
                 Ke-stagnan-an pun pernah ku rasakan,merasa menjadi kader yang belum matang dan mencari pemakluman pun tak menjadi meningkatnya kapasitas hingga akhirnya dialog-dialog hati pun sering ma emanas,pertanyaan yang seharusnya dari awal ku hadirkan,tentang seperti apa seharusnya kader KAMMI?lebih khusus untuk seorang akhwat,siapakah akhwat haroki itu??Diakah yang memakai sandal gunung??^^^
                Ketika rasa aktualisasi semakin tinggi pun dengan sensitifitas perasaan yang memang tak bisa di hilangkan ini adalah menjadi hal yang menarik seperti itulah yang aku rasakan karena keduanya menjadi saling melengkapi.Dari KAMMI aku belajar menyukai tantangan,Belajar untuk pintar dalam menyusun strategi,belajar untuk berfikir global tak hanya tentang diri tapi tentang masyarakat madani dan KAMMI pun banyak mengenalkanku pada dunia lainnya dan karena itu aku mencintai KAMMI.Point ini menjadi penting karena inilah alasan yang menjadikan kita ingin selalu memekarkan diri bersamanya.tanamkan selalu pertanyaan ini,sudahkah aku mencintai KAMMI?Jika cinta adalah kata kerja maka mengupayakan untuk mencintai KAMMI adalah harus dilakukan.jika kau pernah mencintai KAMMI mungkin kau pun pernah mendapatkan kecewa,tak apa karena itulah seninya mencintai asal kau tak sampai putus dengan  KAMMI.